Uncategorized

Monday, 18 November 2019 - 16:05 WIB

2 years yang lalu

Maulid Nabi : Dendi Romadhona Hadiri Tabligh Akbar di Desa Kota Jawa

PESAWARAN – H Dendi Rimadhona, ST menghadiri Tabligh Akbar dalam Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1441 H/2019 M.

Acara Tabligh Akbar Maulid Nabi bertempat di lapangan Dusun Damar Sari Desa Kota Jawa, Kecamatan Way khilau Kabupaten Pesawaran, Senin (18/11/2019).

Bupati Pesawaran H Dendi Rimadhona, ST dalam kata sambutannya mengajak kepada jama’ah Tabligh Akbar yang hadir untuk memaknai peringatan Maulid Nabi ini dengan sebaik mungkin.

Peringatan Hari Besar Islam maulid Nabi Muhammad hakikatnya, bagi umat muslim adalah untuk merawat rasa kecintaannya serta ketauladanan Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, ia mengajak untuk mengenang riwayat hidup dan sifat-sifat terpuji Rasulullah, sekaligus memupuk rasa cinta dan kerinduan kita kepada beliau.

Selain memupuk rasa cinta kita kepada Rasulullah, melalui peringatan maulid nabi, diharapkan juga agar kita dapat meneladani akhlak dan kepribadian beliau, serta mengamalkan setiap ajaran beliau.

“Mengingat, beliau (Rasulullah) merupakan suri tauladan, yaitu uswatun hasanah terbaik bagi hidup kita”,Kata Dendi sapaan akrab Bupati Pesawaran saat memberikan sambutan.

Oleh karena itu, dirinya mengajak kepada seluruh umat Islam Kabupaten Pesawaran untuk menjadikan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai titik tolak untuk lebih bersungguh-sungguh mengamalkan setiap ajaran Rasulullah secara menyeluruh.

Masih kata Dendi Rimadhona, ia menghimbau, mengajak kepada jama’ah tabligh akbar yang hadir, agar menjadikan akhlak Rasulullah sebagai pedoman bagi kita semua dalam membangun Kabupaten Pesawaran.

“menuju terbentuknya masyarakat Pesawaran yang berakhlak mulia”, ujarnya.

Peringatan maulid ini, disamping sebagai wujud kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW yang bermuara kepada peningkatan keimanan dan ketaqwaan kita terhadap Allah SWT.

Tetapi, Sambung Dendi Rimadhona menurutnya peringatan maulid Nabi Muhammad SAW bisa dijadikan alat sebagai salah satu upaya untuk mempererat hubungan tali silaturrahim diantara sesama umat muslim.

Karena, Peringatan maulid, sangat penting bagi kokohnya rasa persatuan dan kesatuan, menjaga dan memelihara rasa kebersamaan.

Dendi Rimadhona juga mengajak masyarakat Kabupaten Pesawaran, agar tidak terpancing oleh isu sara dan masyarakat bisa menangkal isu-isu Hoax.

“Caranya dengan kebersamaan dan menjaga kekompakan serta jiwa dan semangat kegotong-royongan antar umat”, pintanya.

Semuanya itu, ungkap Dendi Rimadhona adalah sebagai sebagai salah satu modal yang sangat berharga bagi kelangsungan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Pesawaran.

“Saya berharap kepada seluruh elemen masyarakat Pesawaran agar senantiasa menjaga dan melestarikan keharmonisan yang telah terbina selama ini, guna menunjang kelancaran percepatan pembangunan di Bumi Andan Jejama yang sama-sama kita cintai”, ungkapnya.

Dirinya berharap, momentum acara Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mampu lebih mempersatukan kita dalam membangun peradaban Islam di masa mendatang khususnya di Kabupaten Pesawaran.

Sehingga, isu yang dilakukan oleh oknum kaum lain untuk melakukan upaya memarginalkan Islam bisa ditangkal bersama, akhirnya, Isu ajaran radikalisme akan terhadang.

“Tentunya, mengamalkan ajarannya Nabi Muhammad SAW segala dalam kehidupan sehari-hari”, imbuhnya.

Selain itu juga, Bupati yang masih energik membangun Kabupaten Pesawaran, tak bosan-bosan mengajak masyarakat muslim yang hadir, kecintaan tersebut sebagai salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari setiap upaya kita untuk mewujudkan Kabupaten Pesawaran, yang sama-sama kita cintai.

“sebagai daerah yang Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur dalam lindungan dan ridho Allah SWT”, tutupnya. (Busro)

Artikel ini telah dibaca 469 kali

Baca Lainnya