Nasional Pemerintahan Trending Topic

Wednesday, 31 March 2021 - 16:43 WIB

2 months yang lalu

Sambut HUT Kabupaten Pringsewu Ke-12, Mahasiswa Kelompok Cipayung Gelar Diskusi

PRINGSEWU – Mahasiswa yang mengatasnamakan kelompok Cipayung, HMI, PMII, IMM, dan GMNI Menggelar diskusi bersama dalam rangka menyambut HUT ke-12 Kabupaten Pringsewu.

Diskusi yang diikuti oleh puluhan mahasiswa tersebut, tampil sebagai narasumber yakni, Ketua DPD Lampung Serikat Petani Indonesia (SPI) Mbah Muhlasin, dan Wagiman, SE Ketua FOKAL FEB Universitas Muhammadiyah Pringsewu.

Muhlasin menyampaikan, sumbangsi petani Indonesia cukup besar untuk bangsa ini. Terutama petani di Kabupaten Pringsewu. Kenapa demikian, Pringsewu salah satu lumbung pangan nasional, akan tetapi, petaninya hari ini hanya sebagai konsumen bukan lagi menjadi produsen.

Hal itu, diakibatkan semakin menyepitnya lahan pertanian. Bukan hanya itu saja, kata dia, dari lebih kurang 13 ribu hektar hamparan sawy di Kabupaten setempat. 50 persennya dari 13 ribu hektare tersebut, dikuasi oleh segelintir orang. Artinya apa, bahwa petani hari ini hanya sebatas buruh tani.

Begitupun tugas mahasiswa atau pemuda dalam membangun Kabupaten Pringsewu harus memiliki ide ide dan gagasan serta wawasan global dan tindakan lokal.

“Artinya, mahasiswa sebagai egen kontrol mampu memberikan ide-ide, kritikan dan solusi untuk kabupaten ini”, pintanya.

Ditempat sama, Wagiman menjelaskan tugas mahasiswa yang sesungguhnya. Ketika menjadi mahasiswa dua tahap yaitu, masa studi dengan memberikan sumbangsih pemikiran. Misalnya, melalui kritikan positif kepada penyelenggara pemerintah di daerah, untuk tujuan pembangunan daerah.

“Tahap kedua yaitu pasca studi dengan mengabdikan diri untuk pembangunan di daerah dengan segala pengalaman dan apa saja yang didapat saat menjalankan studi,” ujarnya.

Selain itu, dari jaman kejaman pergerakan mahasiswa di Indonesia sangat berpengaruh dalam tata pemerintahan pusat maupun daerah. Karena, lahirnya Kabupaten Pringsewu berkata dorongan dan sumbangsih mahasiswa waktu itu.

Dengan demikian, mahasiswa mampu memberikan masukan-masukan yang baik demi kemajuan Kabupaten Pringsewu yang lebih maju lagi.

Dalam diskusi tersebut cukup dinamis dan mengalir soal arah ide dan gagasan dari organisasi kemahasiswaan yang hadir. Bahkan, kelompok Cipayung ini akan melakukan investigasi data buy data untuk menyamakan persepektif bersama. Karena, data tersebut akan dipelajari sebagai kado di HUT Kabupaten Pringsewu.

“Kami yang tergabung dalam diskusi ini, akan mengumpulkan data data, apa saja yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah Kabupaten Pringsewu hingga menginjak usia 12 Tahun ini”,kata Nurddin Ketua Umum HMI Kabupaten Pringsewu.

Dirinya mengajak, sambung Nurddin, mari seluruh mahasiswa se-Pringsewu untuk melakukan gerakan dan membangun aliansi untuk turun kejalan dengan memberikan solusi terbaik untuk pemerintah daerah Kabupaten Pringsewu.

“Hari ini dan Pringsewu yang akan datang, mau seperti apa dan bagaimana kebijakan politik kepala daerah, jangan sampai kedepan hanya janji kosong yang diberikan kepada rakyat Pringsewu”, pungkasnya.

(DN/Muhammad Iqbal)

Artikel ini telah dibaca 119 kali

Baca Lainnya