Desa Membangun Hukum dan Kriminal Nasional Pemerintahan Suara Rayat Trending Topic

Tuesday, 26 January 2021 - 07:25 WIB

6 months yang lalu

Pj Kakon Tanjung Sari Diduga “Makan” Dana BLT DD Bencana Covid 19

TANGGAMUS – Fitra Yunistiawan, Pejabat (Pj) Kepala Pekon (Kakon) Tanjung Sari, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus diduga melakukan tindak pidan korupsi di sejumlah kegiatan dan sejumlah mata anggaran di Pekon setempat sejak Tahun Anggaran 2019 sampai 2020 lalu.

Salah satunya ialah penyaluran dana BLT DD untuk bantuan masyarakat yang terdampak bencana Covid 19.

Cukup nekat, Fitra Yunistiawan tidak merealisasikan sejumlah anggaran yang sudah di uraikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran (T.A) 2019 sampai T.A 2020 lalu.

Sejumlah mata anggaran yang di “Makan” oleh Pj Kakon setempat bersumber dari dana desa (DD) dan alokasi dana Pekon (ADP).

Hal tersebut, membuat masyarakat Pekon Tanjung Sari geram, alasannya, bukan hanya pekerjaan fisik namun, anggaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD pun tidak di saluran kepada masyarakat.

“Pj Kakon tidak memberikan hak masyarakat berupa BLT tahap ke tiga, Tahun 2020 lalu”, ujar Sarman warga RT 3 Dusun Tanjung Senang. Selasa, (26/01/2021).

Bantuan langsung tunai sebesar Rp 86.400.000,- tahap ke tiga tersebut, tidak direalisasikan pada tahun lalu, bahkan, ditahun 2021 ini belum ada niat baik Pj Kakon (Fitra Yunistiawan) untuk memberikan hak masyarakat yang diberikan oleh pemerintah melalui pemerintah Pekon Tanjung Sari.

Hasil Ricek dan ricek untuk mencari informasi dan kebenarannya di lokasi pembangunan, media ini melakukan investigasi dan mencari keterangan berdasarkan fakta-fakta yang ada baik dari warga setempat maupun di sejumlah titik pekerjaan yang mangkrak.

Dugaan uang yang dimakan oleh Pj Kepala Pekon Tanjung Sari yakni.

1. Pemeliharaan Fasilitas Jamban Umum/MCK umum sebesar Rp 11.203.200,-

2. Pembinaan karang taruna/klub pemudaan/orang tingkat Pekon sebesar Rp 1.800.000,-

3. Pemeliharaan Jembatan Pekon sebesar Rp 23.250.000,-

4. Pemeliharaan sara prasarana kebudayaan rumah ada dan keagamaan sebesar Rp 9.288.000,-

5. Penyelenggaraan informasi publik sebesar Rp 60.200.000,-

6. BLT DD Tahap III Sebesar Rp 86.400.000,-

7. Penyelenggaraan posyandu (makan tambahan, kls Bumil, lansia) sebesar Rp 13.440.000,-

8. Pemeliharaan Jembatan Pekon sebesar Rp 152.205.000

9. Penyediaan Oprasional BHP (Atk, rapat, makan, minum, pakaian seragam) sebesar Rp 2.190.000,-

Laporan :
Muhammad Iqbal dan Agus Supriyadi.

Artikel ini telah dibaca 341 kali

Baca Lainnya