Nasional Pemerintahan Trending Topic

Tuesday, 18 August 2020 - 11:33 WIB

12 months yang lalu

Pembangunan Gedung Farmasi Diduga Asal-asalan dan Tidak Transparan

PRINGSEWU – Material yang digunakan pada pembangunan gedung farmasi diduga tidak sesuai spesifikasi.

Pembangunan gedung farmasi terletak di komplek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sumber anggarannya dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pringsewu.

Diduga kuat rekanan (Pemborong) proyek pembangunan gedung farmasi menggunakan jenis besi berbeda. Padahal, pembangunan tersebut menelan anggran miliyaran rupiah.

Dari penelusuran Lampunginspiratif.com dilokasi pembangunan gedung farmasi milik Dinkes setempat, terpantau tidak adanya pemasangan papan plang proyek, bahkan, diduga kuat pondasi bangunan tidak menggunakan besi cakar ayam.

Berindikasi proyek tersebut dikerjakan asal-asalan.

Ditempat pembangunan, pihak rekanan tidak ada dilokasi hanya ada sejumlah pekerja bangunan.

Yohannes Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Saat dikonfirmasi via handphone miliknya mengatakan, pihaknya akan memanggil pihak rekanan untuk berkoordinasi terkait informasi yang diterima.

“Kebetulan saya (Yohannes) baru sembuh dari sakit, besok saya koordinasikan dengan pemborong”, ujar Yohannes kepada Lampunginspiratif.com, Selasa (18/08).

Terpisah, Imanda Amin Arbi selaku Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu pun senada dengan Yohannes, bahwa pihaknya akan memanggil pihak rekanan. (Saefudin/Muhammad Iqbal)

Artikel ini telah dibaca 320 kali

Baca Lainnya