Nasional Pemerintahan Trending Topic

Saturday, 15 August 2020 - 04:54 WIB

12 months yang lalu

Patut di Pertanyakan Realisasi Gaji Guru Honorer di Kabupaten Tanggamus Masih Variatif

TANGGAMUS – Realisasi dan penyaluran honorarium Non PNS pegawai honorer (Pegawai tidak tetap) di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, patut dipertanyakan kebenarannya.

Diduga adanya Mark Up dan indikasi korupsi terkait realisasi pembayaran yang dilakukan oleh Disdik setempat kepada 1.498 Guru dan 787 Staf yang tersebar disejumlah Sekolah Negeri (SD) di Kabupaten Tanggamus.

Jika diakumulasikan dalam satu tahun anggaran 2020, jumlah guru dan staf sekolah negeri se-Kabupaten Tanggamus berjumlah 27.420 orang.

Hal itu dijelaskan dalam penjabaran dan uraian belanja pegawai Non PNS yang tertuang dalam satu kode rekening dengan jumlah pagu anggaran sebesar Rp 18.237 Miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Anggaran Pendapat dan Belanja Daerah Kabupaten setempat.

Menurut salahsatu Kepala Sekolah Dasar di Kabupaten Tanggamus atas nama Hari Purnomo, M.Pd menjelaskan, ditempatnya, ada Empat guru honorer terdiri dari Dua guru honorer tenaga kerja sukarela (TKS) dan Dua guru honorer murni.

“Untuk 2 orang guru TKS langsung dari Disdik sesuai SK Bupati, kalau gak salah sebesar Rp 500 ribu, dan 2 guru honorer murni di upah dari dana Bantuan Operasional Sekolah (Bos) itupun disesuaikan dengan jumlah peserta didik”,kata Hari Purnomo, Jumat (14/08).

Ditempat terpisah, salahsatu Kepala Sekolah Dasar berinisial (R) memberikan penjelasan berbeda dengan Hari Purnomo, yang dikatakan R, di SD tempatnya, guru honorer yang di SK-kan Bupati sekitar Rp 600 ribu.

“Sedangkan untuk guru honorer murni di sekolahnya, untuk besaran upah cukup variatif disesuaikan dengan dana BOS tidak di SK-kan, artinya tergantung kemampuan sekolah, ada yang Rp 200 ribu dan tergantung lama atau tidaknya dia (guru) tersebut mengajar (mengabdi)”, ungkap (R) yang meminta namanya disingkat, Selasa (11/08).

Dari hasil investigasi reporter media ini, terkait honorarium guru dan staf sekolah negeri yang di anggarkan oleh Disdik Kabupaten Tanggamus.

Diduga kuat tidak ada kesesuaian jumlah nilai uang yang diterima oleh guru honorer di setiap sekolah yang telah di anggarkan Disdik Tanggamus. Pasalnya, reporter media ini mendapatkan keterangan dan penjelasan dari sejumlah Kepala Sekolah Dasar yang cukup berbeda.

Dimana dari Disdik Tanggamus di anggarkan sebesar Rp 630 ribu untuk satu orang honorarium guru sekolah dasar, jika diakumulasikan 1.498 orang guru dalam satu tahun sebesar Rp 11.3 Miliar.

Begitupun dengan 787 orang Staf sekolah negeri yang di anggarkan Disdik sebesar Rp 525 ribu, jika diakumulasikan dalam satu tahun anggaran sebesar Rp 4.9 Miliar.

Bukan hanya itu saja, Disdik Kabupaten Tanggamus juga menganggarkan untuk petugas lainnya seperti, Administrasi 110 orang sebesar Rp 1.5 Miliar, Guru SLBN Tanggamus sebesar Rp 42 juta, staf SLBN sebesar Rp 6 juta, dan penjaga SLBN sebesar Rp 3 juta. (Saefudin)

Artikel ini telah dibaca 366 kali

Baca Lainnya