Politik Trending Topic

Wednesday, 25 September 2019 - 03:24 WIB

2 months yang lalu

LSM GMBI Pertanyakan Kinerja KONI Pringsewu

LAMPUNGINSPIRATIF.COM (PRINGSEWU) – Puluhan Angota LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) distrik Pringsewu menggelar Aksi Demo di tiga tempat yakni, Kantor KONI Pringsewu, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pringsewu, dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Pringsewu. Selasa, (24/9).

Dalam aksinya GMBI mempertanyakan terkait dugaan laporan keuangan dan kinerja KONI dari tahun 2015-2018 yang tidak transparan serta di duga sebagai syarat penyimpangan.

Digelarnya aksi demo tersebut agar Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu dapat melaksanakan Nawacita Presiden.

Nawacita yang dimaksud sebagaimana di amanatkan Undang-Undang No 3 Tahun 2005 Tentang Sistem Keolahragaan Nasional, Pasal 1 Angka (3 ) menyatakan bahwa Sistem keolahragaan nasional adalah keseluruhan aspek keolahragaan yang saling terkait secara terencana, sistimatis, terpadu, dan berkelanjutan sebagai satu kesatuan yang meliputi pengaturan, pendidikan, pelatihan, pengelolaan, pembinaan, pengembangan, dan pengawasan untuk mencapai tujuan keolahragaan yang demokratis dan tidak diskriminatif, terlebih khusus pada pasal 15 yang menyebutkan “Pemerintah Daerah bertanggung jawab untuk mewujudkan Tujuan Penyelenggaraan Keolahragaan Nasional.

Saat di Konfirmasi Media ini, Ali Muktamar Hamas mengatakan digelarnya aksi demo tersebut, ada empat tuntutan yang harus dan segera ditindak lanjuti.

“Pertama; GMBI meminta laporan keuangan dan kinerja KONI dari tahun 2015-2018 terkait tidak transparan dan di duga sebagai syarat penyimpangan, Kedua; Kejelasan Program Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pringsewu agar melibatkan pemuda dan pengembangan olahraga, Ketiga; meminta kepada Inspektorat, Kejaksaan, dan Kepolisian untuk mengaudit dan memeriksa pertanggung jawaban rekening penerima bantuan hibah dan dana KONI Kabupaten Pringsewu, Keempat; meminta tingkat prestasi olahraga Kabupaten Pringsewu dengan merombak pengurus KONI dan KADISPORA yang tidak berprestasi”, ucapnya.

Selain itu, Sekretaris DISPORA; Suchairi Sibarani mengatakan bahwa GMBI datang ke Dispora dengan alasan Kantor KONI tutup, sehingga mereka menyampaikan aspirasinya.

“Kami Dispora berterimakasih, bahwa masyarakat ikut peduli dengan kegiatan olahraga, kalau soal rumah tangga KONI adalah urusan KONI, bukan bagian dari kami. Terkait angka-angka yang disebut bernilai sekian ratus sampai milyaran kami tidak mengetahui dari mana angka tersebut, akan pelajari terlebih dahulu sesuai dengan kapasitas kami”, ujarnya.

Sementara itu, Kasi Intelijen Kejari Pringsewu Median Suwardi,  S.H., mengatakan bahwa Kejari Pringsewu menyambut positif apa yang disampaikan LSM GMBI.

“Akan kita coba telaah terlebih dahulu, apabila terdapat temuan berupa pelanggaran kami akan sampaikan kembali kepada rekan-rekan dan akan memanggil pihak terkait, untuk rentan waktunya kami tidak bisa memastikannya, tetapi jika benar terbukti Kejari Pringsewu akan menindak lanjuti”, pungkasnya. (Habibi)

Artikel ini telah dibaca 408 kali

Baca Lainnya