Hukum dan Kriminal Nasional Pemerintahan Trending Topic

Tuesday, 8 October 2019 - 08:26 WIB

2 weeks yang lalu

KPK Menyita Uang 728 Juta Hasil OTT Bupati Lampung Utara

BANDAR LAMPUNG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang mencapai Rp 728 juta hasil dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Lampung Utara dan Para pihak turut diamankan.

Uang ratuasan juta yang disita KPK diduga berkaitan dengan penyerahan uang dalam proyek di Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan Kabupaten setempat.

sejalan dengan peningkatan status penanganan perkara ke penyidikan, KPK menetapkan 6 orang tersangka.

Diantaranya, Penerima suap adalah AIM (Agung Ilmu Mangkunegara), Bupati Lampung Utara 2014-2019; dan RSY, (Raden Syahril) orang kepercayaan AIM.

“Tersangka lainnya SYH (Syahbuddin) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara, dan WHN (Wan Hendri) Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara,”ucap Basaria Panjaitan dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Senin (07/09).

Komisioner KPK Basaria Panjaitan menjelaskan dalam dugaan kasus suap proyek pembangunan pasar tradisional, AIM dan RSY melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Sedangkan SYH dan WHN disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke1 KUHP,” ungkap Basaria.

Sebagai pemberi suap, KPK menetapkan dua orang dari pihak swasta yaitu CHS (Chandra Safari) dan HWS (Hendra Wijaya Saleh). Keduanya disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999.

“Sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” tandasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 88 kali

Baca Lainnya