Politik Trending Topic

Friday, 13 September 2019 - 04:39 WIB

2 years yang lalu

IMM Pringsewu Kritisi Kabupaten Pringsewu Layak Anak

LAMPUNGINSPIRATIF.COM (PRINGSEWU) – Puluhan Mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah melakukan aksi unjuk rasa didepan tugu gajah simpang Pemda Kabupaten Pringsewu, menyoal “Pringsewu Layak Anak”.

Disisi lain, di Kabupaten Pringsewu semakin meningkatnya pelecehan seksual dan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

Demo dilakukan menyoal Kabupaten Pringsewu Layak Anak, Namun, penyematan tersebut tidak dinilai tidak menurunkan perosalan kekerasan seksual yang belakangan terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten setempat.

Selain persoalan kekerasan seksual, massa dari IMM MPL menyerukan peraturan daerah yang tidak berjalan, bahkan, regulasi yang disusun oleh eksekutif dan yudikatif terindikasi mandul, Pekik Suara lantang diatas mobil komando (Mokom).

Menurut Efi Ketua IMM Pringsewu seruan Pringsewu layak anak, penolakan kenaikan iuran BPJS, Penerapan Perda yang tidak optimal adalah aksi mengkritisi kebijakan yang tidak sesuai dengan realita di Kabupaten yang berjuluk Jejama Secancanan.

“Penghargaan pringsewu layak anak yang diberikan kepada Bupati Pringsewu belum pantas diterima, persoalannya, masih banyak pelecehan dan kekerasan seksual”,Pekik Efi diatas mobil komando. Jumat, (13/09).

Selain itu, masih kata Efi, Peraturan daerah yang disusun belum bisa memberikan jawaban, baik aturan maupun dalam penegakan hukum sesuai isi perda tersebut.

Kendati demikian, mahasiswa akan selalu mengkritisi setiap kebijakan tidak pro rakyat. Misalkan, kebijakan pemerintah pusat yang menaikkan iuran BPJS berdampak kepada masyarakat dan kaum miskin kota lainnya.

“Semuanya, harus menjadi evaluasi baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, yang terpenting adalah, Kabupaten Pringsewu harus memberikan jaminan keamanan terhadap ibu dan anak yang sering mengalami kejahatan seksual”, Pungkasnya. (DN)

Artikel ini telah dibaca 3683 kali

Baca Lainnya