Hukum dan Kriminal Nasional Pemerintahan Trending Topic

Sunday, 15 September 2019 - 02:51 WIB

2 years yang lalu

Oknum Mengaku Adik Wakil Bupati Pringsewu, Diduga Budi Keliling Minta Proyek

PRINGSEWU – Mengaku adik kandung Wakil Bupati Pringsewu, diduga nama Budi keliling satuan kerja (Satker) meminta kerjaan atau proyek dengan mencatut nama orang nomor dua di Kabupaten setempat.

Mencuatnya nama Budi itu, dari sejumlah ASN di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Kabupaten Pringsewu.

Bahkan, tidak tanggung-tanggung Budi menyebutkan nama wakil bupati (Fauzi) yang diduga beredar tersebut, hal itu, untuk mendapatkan kegiatan atau proyek di Pemkab Pringsewu.

Baik itu kegiatan proyek tender, maupun kegiatan APBD yang memiliki anggaran dibawah Rp 200 jutaan hingga nilai Rp 15 juta.

Hal tersebut, dikatakan Sutikno sekretaris Badan Pendapat Daerah Kabupaten Pringsewu saat di konfirmasi diruang kerjanya soal, pengerjaan paving block yang diduga bermasalah.

Sutikno menjelaskan, Pekerjaan tersebut sudah selesai dikerjakan, tercetus salah satu nama, yang di duga orang terdekat wakil bupati.

“Pekerjaan paving block itu, dikerjakan oleh adik wakil bupati”, ucap Sutikno, Jumat (13/09).

Hasil informasi tersebut, wartawan media ini, melakukan investigasi dan mencari informasi terkait kebenarannya.

Alhasil, dari penelusuran investigasi media inipun mendapatkan keterangan serupa dari ASN dari OPD terkait.

“Lagi-lagi, nama Budi santer jadi bahan pembicaraan disetiap dinas, soal dirinya berkeliling meminta proyek dengan mencatut nama orang nomor 2 di Pringsewu”,kata A yang namanya minta dirahasiakan. Jumat (13/09/2019).

Adanya oknum yang mengatasnamakan Adik Wakil Bupati Pringsewu, untuk mengatahui kebenarannya, apakah Budi adik kandung atau bukan, wartawan media ini, mengkonfirmasi dan meminta klarifikasi dari orang nomor dua di Bumi Jejama Secancanan.

Terpisah, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp messenger milik Fauzi Wakil Bupati Pringsewu, Sabtu, (14/09). Belum memberikan balasan.

Sampai berita ini ditayangkan, belum ada penjelasan resmi dari wakil bupati setempat, terkait kebenaran informasi yang menjadi perbincangan ASN tersebut. (DN)

Artikel ini telah dibaca 676 kali

Baca Lainnya