Nasional Trending Topic

Tuesday, 7 January 2020 - 07:47 WIB

6 months yang lalu

Dalam Musda DPD AWPI Kaltim, Korwil II Sosialisasikan Hasil KLB AWPI di Lampung

BANDAR LAMPUNG – Dra Magdalena Patty Pikasau Koordinator Wilayah II (Dua) Pulau Kalimantan menggelar sosialisasi hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Ke-1 Bertempat di Hotel Novotel, 27-28 November 2019 lalu, Jl. Gatot Subroto No.136, Sukaraja, Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan itu, Dra Magdalena Patty Pikasau mensosialisasikan hasil Kongres AWPI Ke 1 di Provinsi Lampung kepada jajaran Dewan Pimpinan (DPD) AWPI Kalimantan Timur (Kaltim) dalam kesempatan musyawarah Daerah (Musda) Bertempat di Gedung Pasca Sarjana UNMUL untuk membentuk kepengurusan yang baru, Senin (06/01/2020).

Mewakili Ketua Umum DPP AWPI Hengki Ahmat Jazuli, Koordinator Wilayah II Magdalena sapaan akrabnya, bertujuan untuk menyelesaikan dan meluruskan informasi soal kepemimpinan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) AWPI yang terjadi di Kaltim.

Dalam Musda DPD AWPI Kaltim tersebut, Magdalena menjelaskan kronologi persoalan hingga terjadi Kongres 1 Luar Biasa di Provinsi Lampung.

“Dasar Kongres itu jelas, AD dan ART, mulai dari Rapimnas serta surat menyurat lainnya, Ketua DPP (Nahdiyanto) Pun mengeluarkan Surat Penunjukan DPD AWPI Lampung untuk menyelengarakan Kongres”,kata Magdalena.

Bahkan, Sambung Magdalena memaparkan, DPP AWPI hingga Beberapa Kali Rapat Pleno dan menetapkan Hari serta tanggal digelarnya Kongres pada 27 dan 28 November 2019 di Hotel Novotel Lampung.

“Secara hukum tidak ada yang cacat, kalaupun ada tandingan silahkan saja”,ucap Magdalena Patty Pikasau menjelaskan disela Musda DPD Kaltim, Senin (06/01).

Dengan memahami penjelasan hasil Kongres pertama AWPI dan dilanjutkan dengan Kongres Luar Biasa AWPI yang di sampaikan Korwil Kalimantan tersebut.

Akhirnya, Pengurus DPD AWPI Kaltim memahami secara utuh Pokok persoalan yang terjadi usai Kongres AWPI Ke 1 di Lampung.

Selanjutnya, DPD Kaltim langsung merapatkan barisan dengan menyusun susunan pengurus baru.

Dalam Musda DPD Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (DPD AWPI) Kalimantan Timur, terpilih secara aklamasi Ketua DPD AWPI Kaltim Dr. Jiuhardi, SE, MM, sementara Dr. Edy Gunawan Areq Lung, MA, Mth menempati posisi sebagai Dewan Pembina.

Usai terpilih menjadi Ketua DPD AWPI Kaltim, dalam sambutannya Dr Jiuhardi mengingatkan kepada seluruh jajaran anggota AWPI Kaltim untuk selalu kompak dan bersinergitas.

“Ayo kita sama-sama kerja memajukan wadah wartawan ini lebih jaya lagi. Bila ada kesulitan di lapangan apapun kendalanya ayo kita bersama-sama bantu menyelesaikan sampai tuntas”, pintanya.

Karena, Masih Kata Dr Jiuhardi mengatakan, tugas wartawan saat ini sangat berat, ketika salah dalam pembuatan berita ancamannya penjara kalau isi tidak berimbang (cover both sides) dari para pihak yang berkepentingan.

“Saya berterimakasih atas dukungan semua anggota, kedepan kita akan bahas program-program, dan Agenda Pengukuhan, serta pelatihan jurnalist hingga Uji Kompetensi Wartawan (UKW) termasuk pembentukan DPC di 10 Kabupaten dan Kota Se-Kaltim”, beber Jiuhardi.

Dalam kesempatan itu, dibentuk susunan Dewan Pengawas AWPI Kaltim.

Diantaranya, Sebagai Ketua Dewan Pengawas DPD AWPI Kaltim di tempati oleh M Yahya Alatas Ubay, SuryadiNata AS, Julhamdika, S.Sos, DR Paulus Matius, MSc dan Ir. Fredrik Bid, M.Si.

Posisi Dewan Pengawas dibentuk, untuk mengkontrol dan mengawasi kinerja pengurus dan anggota di DPD AWPI Kaltim sehingga tidak salah langkah, termasuk menjaga Marwah organisasi di masyarakat.

Dengan terbentuknya susunan pengurus DPD AWPI Kaltim, Magdalena meminta kepada Dewan Pimpinan Pusat AWPI, Pihaknya (DPD) Kaltim akan mengirimkan kepengurusan DPD.

Kemudian, Magdalena menambahkan, agar DPD Kaltim segera dibuatkan Surat Keputusan (SK), hal ini juga sebagai landasan hukum, Untuk menyusun program kerja mendatang.

Sebelum menutup acara Musda, Magdalena mengajak kepada pengurus dan Anggota DPD AWPI Kaltim lebih ditingkatkan lagi program, karena organisasi berjalan sesuai dengan program kerja yang di susun dan di sepakati bersama pengurus dan anggota AWPI Kaltim.

“Kaltim adalah daerah IKN (Ibu Kota Negara), manfaatkan kesempatan dan peluang ini, kalau bukan dari sekarang, kapan lagi ?.” Tandas Magdalena. (*/Kontributor Kaltim)

Artikel ini telah dibaca 121 kali

Baca Lainnya