Nasional Politik Teknologi Uncategorized

Monday, 14 September 2020 - 19:02 WIB

1 month yang lalu

Akibat Arus Politik Dari Luar, Pengurus PK dan Pimdes Yang Terpapar Akan di Tindak Tegas

PRINGSEWU – Akibat arus politik dari luar Partai Golkar yang mencoba memporak porandakan susunan pengurus partai di tingkat Kecamatan dan di tingkat Desa. sejak, menjelang Musda III, DPD II Partai Golkar Kabupaten Pringsewu.

Sejumlah kader Partai Golkar terpapar dalam pemberitaan di media sosial (Medsos) terkait isu mudurnya pengurus tingkat Pemimpin Kecamatan (PK) dan Pemimpin Desa (Pimdes) Partai Golkar Kabupaten Pringsewu. Bahkan, diduga mengandung isi pesan berita di medsos yang terkesan tendensius.

“Terkait persoalan pemberitaan itu, tidak usah dijawab dengan panik atau dengan rasa ketakutan”,kata Suherman, SE., Ketua Partai Golkar DPD ll Pringsewu saat dikonfirmasi wartawan Lampunginspiratif.com pada Hari Senin, 14 September, 2020.

Cukup dijawab dengan bijaksana dan tegas, kata Suherman, saat memberikan penjelasan persoalan tersebut.

Menurut Suherman, Dirinya di DPD II Partai Golkar Kabupaten Pringsewu masih menjabat sebagai Ketua Partai yang sah, tidak dimisioner. Artinya, jangan ada keraguan terhadap kepemimpinannya untuk memajukan Partai Golkar.

Memang sejak dibentuknya unit kepanitiaan (Organizing Committee) Musda III, DPD II Partai Golkar Pringsewu sudah ada gejolak yang tidak wajar dari oknum kader Partai.

Perilaku oknum kader yang tidak wajar tadi, diduga sengaja dikendalikan oleh aktor tertentu untuk menjegal pencalonan kembali dirinya (Suherman) menjelang Musda Partai Golkar. Karena, Partai Golkar Pringsewu cukup seksi untuk diperebutkan oleh pihak pihak yang memiliki kepentingan mendatang.

Baru-baru ini media sosial di hebohkan dengan pengunduran diri pengurus partai tingkat bawah. Namun, hal itu harus disikapi dengan tegas.

“Sesuai instruksi dari DPD I Lampung, Bagi siapa saja yang melanggar AD/ART Partai golkar, dipastikan akan di tindak tegas”,kata Suherman.

Kenapa demikian? Masih Kata Suherman, jelang Musda III Partai Golkar jangan sampai di kendalikan oleh pihak luar. Sebab, selama ini Partai Golkar dalam setiap pengambilan keputusan selalu berdasarkan azas musyawarah dan mufakat. Kalau dia paham Partai Golkar?

“Jangan berkoar-koar di media sosial, yang membuat gaduh suasana di internal Partai”, ujarnya.

Terkait PK yang diduga terprovokasi dan terpapar di Medsos.

“Insya Allah, akan saya panggil. Apabila, pengurus PK keluar dari AD/ART Partai. Saya akan tindak tegas, Bahkan, kemungkinan besar akan kita berhentikan. Dalam porsi ini, saya masih Ketua Partai Golkar Pringsewu”,Tegasnya. (DN/Agus Supriyadi)

Artikel ini telah dibaca 143 kali

Baca Lainnya